Delapan hari ini menyambungkan dua wajah China dalam satu garis. Beijing di utara dengan Tembok Besar dan kuil-kuil tua, lalu turun ke selatan: Suzhou, Hangzhou, dan kota air Wuzhen, sebelum berakhir di Shanghai yang modern.
Perpindahan antarkota pakai bullet train, kereta cepat yang jadi pengalaman tersendiri. Di Beijing ada Great Wall, Temple of Heaven, dan makan Peking Duck. Di selatan ada West Lake Hangzhou yang disusuri perahu dan kanal-kanal Wuzhen. Shanghai menutup perjalanan dengan The Bund dan Nanjing Road.
Rombongan kecil 20 sampai 25 orang, satu Tour Leader dari Indonesia plus guide lokal, dari Soekarno-Hatta sampai pulang. Hotel bintang empat setaraf, bus pribadi, tiket masuk objek wisata, dan makan sesuai itinerary termasuk. Penerbangan Singapore Airlines lewat Singapura.
Trip ini cocok buat kamu yang mau ke China pertama kali dan pengen versi paling lengkap: sejarah di utara, kota air di selatan, dan makanan enak sepanjang jalan. Cocok juga untuk keluarga yang bawa anak atau orang tua karena rute Beijing sampai Shanghai ini sudah teruji, tanpa medan berat. Buat yang doyan foto, kombinasi Tembok Besar, kanal Wuzhen, dan skyline The Bund kasih banyak angle beda dalam satu itinerary. Dan buat yang foodie, Peking Duck otentik di Beijing sampai jajanan kaki lima Shanghai jadi bagian resmi dari perjalanan.
Yang Avenir urus dari awal sampai pulang: tiket pesawat pulang-pergi Singapore Airlines, hotel bintang 4, bus khusus rombongan, Tour Leader dari Indonesia, dan dokumentasi foto dan video. Rombongan dijaga kecil, 20 sampai 25 orang, biar jalannya nyaman dan nggak keburu-buru. Kamu tinggal jalan.