Langsung ke konten utama
Avenir Tour & Travel
Destinasi
JepangKoreaChinaEropa BaratBalkanAustraliaSelandia BaruSemua destinasi
Corporate
Incentive & MICETravel Management
ReserveTentang Avenir
Lihat Jadwal Tour
Avenir
Lihat Jadwal Tour
ReserveTentang Avenir
Konsultasi WhatsApp
  1. Home
  2. /
  3. Article
  4. /
  5. Panduan
  6. /
  7. Transit Visa China 240 Jam: Cara Pakai untuk Turis Indonesia
Interior futuristik Bandara Daxing Beijing dengan bendera China berkibar

Panduan · 5 menit baca · 15 Juni 2026

Transit Visa China 240 Jam: Cara Pakai untuk Turis Indonesia.

WNI kini bisa masuk China tanpa visa hingga 240 jam (10 hari) lewat program transit bebas visa, resmi berlaku sejak 12 Juni 2025. Syarat utama: paspor berlaku minimal 3 bulan, tiket lanjut ke negara ketiga, dan China bukan destinasi akhir perjalanan.

Marieta

Ditulis oleh Marieta · Instagram

Tour Leader Eropa, Avenir Travel, Avenir

Diperbarui 21 Juli 2026

Bagikan

Transit visa China 240 jam adalah program bebas visa transit yang memungkinkan WNI tinggal di China hingga 240 jam tanpa mengurus visa sticker terlebih dahulu. Menurut National Immigration Administration (NIA) China, Indonesia secara resmi masuk ke daftar 55 negara yang memenuhi syarat sejak 12 Juni 2025. Program ini bukan berarti WNI bebas masuk China untuk tujuan wisata reguler, melainkan khusus untuk perjalanan transit dengan rute dari satu negara, singgah di China, lalu melanjutkan ke negara ketiga yang berbeda.

01

Cara Kerja Periode 240 Jam

Perhitungan 240 jam tidak dimulai dari detik pesawat mendarat. Menurut windhorsetour.com, periode 240 jam dihitung mulai tengah malam (00:00) pada hari setelah kedatangan. Artinya, kalau kamu sampai di Beijing pada Senin pukul 22:00, jam 240 mulai dihitung sejak Selasa pukul 00:00, dan kamu harus meninggalkan China sebelum Kamis pukul 00:00 pekan berikutnya. Ini memberi ruang lebih luas dibandingkan kebijakan sebelumnya yang hanya 72-144 jam, dan merupakan upgrade signifikan yang berlaku sejak 17 Desember 2024 di 60 port masuk.

Tim Avenir sudah memberangkatkan 10.000+ traveler sejak 2022 dan terdaftar sebagai anggota ASTINDO serta terakreditasi IATA. Untuk perjalanan yang menjadikan China destinasi utama (bukan transit), WNI tetap wajib visa L, dan tim kami mengurus pengajuannya dengan tingkat persetujuan 99% dari yang diproses.
02

Syarat Wajib yang Harus Disiapkan

Ada tiga syarat utama yang tidak bisa ditawar. Pertama, paspor harus berlaku minimal 3 bulan dari tanggal kedatangan di China. Kedua, kamu wajib membawa interline ticket, yaitu tiket penghubung ke negara atau wilayah ketiga dengan tanggal keberangkatan yang sudah pasti dan masih dalam jangka 240 jam. Ketiga, China tidak boleh menjadi destinasi akhir perjalanan, routing yang valid berbentuk Negara A → China → Negara B. Contoh rute yang sah: Jakarta → Beijing → Singapura. Hong Kong, Macau, dan Taiwan juga dihitung sebagai destinasi ketiga yang valid. > PENTING: Tiket pulang ke Indonesia dari China (same-country round trip) TIDAK memenuhi syarat 240 jam, kamu wajib punya tiket ke negara berbeda, bukan kembali ke negara asal.

Menara sudut Kota Terlarang Beijing dengan refleksi di parit, cahaya keemasan.

Visa diurus Avenir

Berangkat Okt – Nov 2026 · Grup kecil 20-25

Semua tour Avenir sudah termasuk pendampingan visa: checklist dokumen per profil, booking appointment, review berkas sebelum submit. Tingkat approval pengurusan visa kami 99%.

Mulai Rp. 15.990.000/orang

Lihat tanggal & harga →
03

Port Masuk yang Tersedia untuk WNI

Program ini mencakup 60 port di 24 provinsi dan wilayah China, yang kemudian diperluas menjadi 65 port pada November 2025. Port masuk termasuk bandara internasional di Beijing, Shanghai, Guangzhou, Chengdu, dan Xi'an. Selain bandara, stasiun kereta cepat (HSR) dan terminal pelabuhan juga termasuk dalam daftar. Ekspansi November 2025 menambahkan Zhuhai (Hengqin/Zhongshan) dan jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macao Bridge sebagai titik masuk baru. Kalau kamu berencana naik kereta cepat setelah transit, pelajari dulu cara booking dan sistem tiketnya lewat panduan naik kereta cepat China untuk WNI.

04

Apa Saja yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan

Selama masa transit 240 jam, kamu bebas melakukan aktivitas pariwisata, urusan bisnis, kunjungan pertukaran, atau kunjungan keluarga. Aktivitas yang tidak diizinkan meliputi bekerja, studi formal, dan kegiatan jurnalistik, semua itu memerlukan visa terpisah. Jadi kalau kamu hanya ingin menjelajahi kota transit, mencicipi kuliner lokal, atau bertemu relasi bisnis secara informal, program ini sudah mencakupi kebutuhan tersebut. Untuk inspirasi destinasi yang bisa dikunjungi selama 10 hari di China, cek itinerary 7 hari wisata ke China untuk pemula sebagai referensi awal.

Panorama alam di China
Photo: Unsplash (Joshua Sortino)
05

Kesalahan Umum yang Bikin Ditolak di Imigrasi

Berdasarkan catatan dari chinavigators.com, ada tiga kesalahan yang paling sering dilakukan traveler Indonesia saat mencoba program transit ini. Pertama, tidak membawa interline ticket ke negara ketiga, ini kesalahan paling fatal dan langsung menyebabkan penolakan masuk. Kedua, berencana kembali ke Indonesia langsung dari China (same-country round trip), yang tidak memenuhi syarat routing. Ketiga, merencanakan layover singkat di bawah 24 jam tanpa keluar bandara, dalam kondisi itu kamu memang tidak perlu visa, tapi terkunci di zona internasional dan tidak bisa mengeksplorasi kota sama sekali. Pastikan semua dokumen diperiksa sebelum berangkat. > TIP: Verifikasi syarat terbaru langsung ke NIA melalui hotline +86-12367 yang beroperasi 24/7 dalam bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Korea.

06

Checklist Persiapan Sebelum Berangkat

Berikut daftar yang perlu disiapkan sebelum terbang ke China dengan program transit 240 jam: 1. Periksa masa berlaku paspor, minimal 3 bulan dari tanggal kedatangan

  1. Booking tiket lanjut ke negara ketiga (Singapura, Jepang, Korea, dll.) dengan tanggal pasti
  2. Konfirmasi bahwa tiket lanjutmu adalah interline ticket (satu booking atau dapat diverifikasi airlines)
  3. Siapkan landing card yang akan diisi di pesawat atau di konter imigrasi
  4. Catat nomor NIA hotline (+86-12367) untuk konfirmasi syarat terbaru
  5. Siapkan bukti akomodasi selama di China (nama hotel, alamat)
  6. Pastikan rute transit kamu masuk daftar 65 port yang diizinkan
  7. Hitung mundur batas waktu 240 jam dari tengah malam hari setelah sampai Untuk gambaran biaya selama di China, lihat estimasi biaya tour China dari Indonesia 2026 agar kamu bisa budgeting dengan realistis.
07

Biaya dan Perbandingan dengan Visa Reguler

Program transit 240 jam ini sepenuhnya gratis, tidak ada biaya visa yang dikenakan. Ini berbeda jauh dengan visa reguler maupun G Visa (transit visa reguler). Berikut perbandingan ringkasnya:

Geser untuk lihat semua kolom→
JenisBiaya Visa FeeService FeeWaktu Proses
Transit 240 Jam (Bebas Visa)Rp 0Rp 0Instan di port masuk
G Visa (Transit Reguler)Mulai Rp 400.000Rp 370.000 (reguler)4 hari kerja
L Visa (Wisata Reguler)Diurus tim AvenirTermasuk layanan4-8 hari kerja

Catatan: untuk tour reguler ke China, WNI tetap wajib mengurus visa L, China wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir bantu urus prosesnya. Program transit 240 jam hanya berlaku untuk perjalanan dengan rute transit yang memenuhi syarat, bukan sebagai pengganti visa wisata reguler. Menurut china-briefing.com, kebijakan ini ditujukan untuk mendorong kunjungan pariwisata transit, bukan untuk menggantikan jalur visa reguler.

08

Dampak Nyata Bagi Traveler Indonesia

Sejak program ini berlaku Juni 2025, dampaknya langsung terasa di industri perjalanan Indonesia. Agen perjalanan Jakarta seperti Dwidayatour melaporkan sekitar 10 tur grup ke China per bulan dengan rata-rata 20 orang per grup, sebagian besar memanfaatkan jalur transit ini sebagai bagian dari multi-country itinerary. Program ini membuka peluang bagi traveler Indonesia yang ingin menambahkan China ke rute Asia Timur tanpa biaya dan kerumitan visa tambahan. Kalau kamu berencana menjelajahi lebih banyak destinasi China secara mendalam, lihat koleksi paket tour China dari Avenir untuk pilihan itinerary yang sudah dirancang tim berpengalaman. Info diverifikasi dari en.nia.gov.cn, china-briefing.com, windhorsetour.com, dan chinavigators.com (per Mei 2026). Mau susun rencananya bareng tim kami? Tanya via WhatsApp, kami bantu dari awal sampai pulang.

09

240 Jam Berapa Hari? Ini Perhitungannya

240 jam sama dengan 10 hari. Perhitungannya sederhana, 240 dibagi 24 jam per hari hasilnya 10 hari penuh. Jadi program bebas visa transit China ini memberi kamu jatah maksimal 10 hari untuk singgah di China sebelum melanjutkan ke negara ketiga. Angka ini jauh lebih panjang dibanding kebijakan transit lama yang hanya 144 jam (6 hari) atau 72 jam (3 hari).

Yang perlu dicatat, 10 hari ini bukan selalu 10 hari kalender penuh untuk jalan-jalan. Karena penghitungan 240 jam dimulai dari tengah malam (00:00) pada hari setelah kamu mendarat, hari kedatangan tidak ikut dihitung. Kalau kamu sampai di Beijing sore atau malam, secara praktis kamu punya sekitar 10 hari penuh plus sisa jam di hari kedatangan untuk bergerak. Pastikan tiket lanjut ke negara berbeda dijadwalkan sebelum jam ke-240 habis supaya tidak kena overstay.

Dalam artikel ini

0%
  1. 1.Cara Kerja Periode 240 Jam
  2. 2.Syarat Wajib yang Harus Disiapkan
  3. 3.Port Masuk yang Tersedia untuk WNI
  4. 4.Apa Saja yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan
  5. 5.Kesalahan Umum yang Bikin Ditolak di Imigrasi
  6. 6.Checklist Persiapan Sebelum Berangkat
  7. 7.Biaya dan Perbandingan dengan Visa Reguler
  8. 8.Dampak Nyata Bagi Traveler Indonesia
  9. 9.240 Jam Berapa Hari? Ini Perhitungannya

Tanya Jawab

Pertanyaan yang Sering Ditanya

Apakah transit visa China 240 jam berlaku untuk semua WNI dengan paspor biasa?

Ya, program transit 240 jam berlaku untuk WNI pemegang paspor biasa yang terdaftar sebagai salah satu dari 55 negara yang memenuhi syarat sejak 12 Juni 2025. Syarat utamanya adalah paspor berlaku minimal 3 bulan dari tanggal kedatangan, interline ticket ke negara ketiga, dan China bukan destinasi akhir perjalanan. Tidak perlu mengajukan visa sebelumnya, proses dilakukan di konter imigrasi saat mendarat.

Berapa biaya yang dibutuhkan untuk menggunakan program transit 240 jam China?

Program transit 240 jam sepenuhnya gratis, tidak ada biaya visa yang dikenakan (Rp 0). Ini berbeda dengan G Visa reguler yang memerlukan visa fee mulai Rp 400.000 plus service fee Rp 370.000. Kamu hanya perlu memastikan punya interline ticket ke negara ketiga dan memenuhi semua persyaratan routing. Biaya yang perlu disiapkan hanyalah tiket penerbangan, akomodasi, dan pengeluaran selama di China.

Kota mana saja di China yang bisa dikunjungi selama transit 240 jam?

Program ini mencakup 65 port masuk di 24 provinsi, termasuk bandara internasional Beijing, Shanghai, Guangzhou, Chengdu, dan Xi'an. Stasiun kereta cepat dan terminal pelabuhan juga termasuk. Sejak November 2025, Zhuhai dan jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macao Bridge turut ditambahkan. Selama 240 jam, kamu bebas bergerak di seluruh wilayah China yang masuk daftar port, tidak terbatas di satu kota.

Apakah bisa pakai program transit 240 jam ini untuk wisata reguler ke China tanpa visa?

Tidak bisa. Program transit 240 jam hanya berlaku untuk perjalanan dengan rute transit: dari Negara A, singgah di China, lalu lanjut ke Negara B yang berbeda. Untuk tour reguler ke China (China sebagai destinasi utama dan akhir), WNI tetap wajib mengurus visa L. China wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir bantu urus prosesnya dengan waktu proses sekitar 4 hari kerja untuk layanan reguler.

Kapan tepat menghitung batas waktu 240 jam agar tidak overstay?

Periode 240 jam tidak dimulai dari saat pesawat mendarat, melainkan dari tengah malam (00:00) pada hari setelah kedatangan. Contoh: sampai di Shanghai Senin pukul 20:00, maka 240 jam mulai dihitung Selasa pukul 00:00 dan berakhir Kamis pukul 00:00 di minggu berikutnya. Pastikan tiket keluar China dijadwalkan sebelum batas waktu ini untuk menghindari overstay.

240 jam berapa hari?

240 jam sama dengan 10 hari. Hitungannya 240 dibagi 24 jam per hari, hasilnya tepat 10 hari penuh. Untuk program bebas visa transit China, ini berarti kamu boleh tinggal maksimal 10 hari sebelum melanjutkan ke negara ketiga. Penghitungan jam dimulai dari tengah malam (00:00) pada hari setelah kamu mendarat, bukan dari saat pesawat sampai.

Apakah transit 240 jam berarti 10 hari penuh untuk wisata di China?

240 jam memang setara 10 hari, tapi tidak selalu 10 hari kalender penuh untuk jalan-jalan. Karena hitungan dimulai dari tengah malam hari setelah kedatangan, hari kamu mendarat tidak ikut dihitung sebagai bagian dari 240 jam. Jadi kalau sampai sore atau malam, secara praktis kamu dapat sekitar 10 hari penuh ditambah sisa jam di hari kedatangan. Selama periode itu kamu bebas wisata, urusan bisnis, atau kunjungan keluarga di seluruh wilayah port yang diizinkan.

240 jam itu lebih lama berapa hari dibanding kebijakan transit 144 jam yang lama?

240 jam sama dengan 10 hari, sedangkan kebijakan transit lama 144 jam setara 6 hari. Jadi program baru ini menambah 4 hari, dari 6 hari menjadi 10 hari. Sebelum 144 jam, kebijakan paling awal hanya 72 jam atau 3 hari. Perpanjangan ke 240 jam berlaku sejak 17 Desember 2024 dan memberi ruang lebih luas untuk menyusun rute multi-negara yang melewati China.

Tour terkait

Tour yang cocok dengan cerita ini.

Tour Leader berbahasa Indonesia, dokumen dan visa kami bantu sejak awal. Kamu tinggal pilih tanggalnya.

Menara sudut Kota Terlarang Beijing dengan refleksi di parit, cahaya keemasan.
8 Hari · Autumn 2026

Favorite Autumn in China Classic Beijing Shanghai with Peking Duck & Bullet Train Experience

Beijing · Suzhou · Hangzhou · Wuzhen · Shanghai

Singapore Airlines

  • 27 Okt 2026
  • 15 Nov 2026

Mulai dari

Rp. 15.990.000

/orang
Lihat detail tour →
Menara sudut Kota Terlarang Beijing dengan refleksi di parit, cahaya keemasan.

8 Hari · Autumn 2026

Favorite Autumn in China Classic Beijing Shanghai with Peking Duck & Bullet Train Experience

Beijing - Suzhou - Hangzhou - Wuzhen - Shanghai

Singapore Airlines

  • 27 Okt 2026
  • 15 Nov 2026

Mulai dari

Rp. 15.990.000

/orang
→
Lihat paket tour China

Lanjut baca

Artikel lain yang berhubungan.

8 artikel
  • perjalanan di China

    Panduan · 5 menit baca

    Panduan Lengkap Tour China 2026: Visa, Biaya, Itinerary, dan Rute Terbaik.

  • Pemandangan China

    Panduan · 5 menit baca

    China Bebas Visa Transit 240 Jam: Syarat Lengkap untuk WNI 2026.

  • Pemandangan China

    Panduan · 5 menit baca

    Tour China Mid-Autumn Moon Festival: Panduan Lengkap 2026.

  • Pemandangan China

    Panduan · 6 menit baca

    Tour China untuk Keluarga: Panduan Lengkap 2026.

  • Pemandangan China

    Panduan · 6 menit baca

    Itinerary 7 Hari Wisata ke China untuk Pemula.

  • Pemandangan China

    Panduan · 6 menit baca

    Tour China Imlek 2026: Panduan Lengkap untuk Traveler Indonesia.

  • Pemandangan China

    Panduan · 5 menit baca

    Visa China Berlaku Berapa Lama? Panduan Lengkap untuk WNI.

  • Pemandangan Beijing, China

    Panduan · 5 menit baca

    Itinerary China 8 Hari: Beijing, Shanghai, dan Tembok Besar.

Avenir Tour & Travel

Tour terkurasi sejak 2022.

PT Avenir Wisata Internasional

Jl. Boulevard Raya Summarecon,Emerald Office Blok UF 07Summarecon BekasiJawa Barat 17142
(021) 894 94 235
0822 1111 4933
contact@avenirtravel.co.id

Tour & Destinasi

  • Semua Tour
  • Tour Jepang
  • Tour Korea
  • Tour China
  • Tour Eropa
  • Tour Australia
  • Tour Selandia Baru

Layanan

  • Panduan Visa
  • Corporate
  • Reserve
  • Setelah Booking

Avenir

  • Tentang Avenir
  • Artikel
  • FAQ
  • Karier
  • Hubungi Kami

Social

Payment

Visa
Mastercard
BCA
Bank Mandiri
QRIS

© 2026 Avenir Tour & Travel

Syarat & KetentuanKebijakan PrivasiSitemap

#JadiLebihTenang