Langsung ke konten utama
Avenir Tour & Travel
ToursAbout UsArticle
Corporate Service
Corporate Incentive - MICECorporate Travel Management
(021) 894 94 235
Avenir
ToursToolsAbout UsArticle
(021) 894 94 2350822 1111 4933
  1. Home
  2. /
  3. Article
  4. /
  5. Panduan
  6. /
  7. Transit Visa China 240 Jam: Cara Pakai untuk Turis Indonesia
Transit Visa China 240 Jam: Cara Pakai untuk Turis Indonesia

Panduan · 5 menit baca · 15 Juni 2026

Transit Visa China 240 Jam: Cara Pakai untuk Turis Indonesia.

WNI kini bisa masuk China tanpa visa hingga 240 jam (10 hari) lewat program transit bebas visa, resmi berlaku sejak 12 Juni 2025. Syarat utama: paspor berlaku minimal 3 bulan, tiket lanjut ke negara ketiga, dan China bukan destinasi akhir perjalanan.

Witry Dayanti

Ditulis oleh Witry Dayanti · Instagram

Travel Operation & Document Visa, Avenir

Diperbarui 15 Juni 2026

Bagikan

Jawaban Singkat

WNI kini bisa masuk China tanpa visa hingga 240 jam (10 hari) lewat program transit bebas visa, resmi berlaku sejak 12 Juni 2025. Syarat utama: paspor berlaku minimal 3 bulan, tiket lanjut ke negara ketiga, dan China bukan destinasi akhir perjalanan.

Transit visa China 240 jam adalah program bebas visa transit yang memungkinkan WNI tinggal di China hingga 240 jam tanpa mengurus visa sticker terlebih dahulu. Menurut National Immigration Administration (NIA) China, Indonesia secara resmi masuk ke daftar 55 negara yang memenuhi syarat sejak 12 Juni 2025. Program ini bukan berarti WNI bebas masuk China untuk tujuan wisata reguler, melainkan khusus untuk perjalanan transit dengan rute dari satu negara, singgah di China, lalu melanjutkan ke negara ketiga yang berbeda.

01

Cara Kerja Periode 240 Jam Perhitungan 240 jam tidak dimulai dari detik pesawat mendarat. Menurut windhorsetour.com, periode 240 jam dihitung mulai tengah malam (00:00) pada hari setelah kedatangan. Artinya, kalau kamu sampai di Beijing pada Senin pukul 22:00, jam 240 mulai dihitung sejak Selasa pukul 00:00, dan kamu harus meninggalkan China sebelum Kamis pukul 00:00 pekan berikutnya. Ini memberi ruang lebih luas dibandingkan kebijakan sebelumnya yang hanya 72-144 jam, dan merupakan upgrade signifikan yang berlaku sejak 17 Desember 2024 di 60 port masuk.

02

Syarat Wajib yang Harus Disiapkan Ada tiga syarat utama yang tidak bisa ditawar. Pertama, paspor harus berlaku minimal 3 bulan dari tanggal kedatangan di China. Kedua, kamu wajib membawa interline ticket, yaitu tiket penghubung ke negara atau wilayah ketiga dengan tanggal keberangkatan yang sudah pasti dan masih dalam jangka 240 jam. Ketiga, China tidak boleh menjadi destinasi akhir perjalanan, routing yang valid berbentuk Negara A → China → Negara B. Contoh rute yang sah: Jakarta → Beijing → Singapura. Hong Kong, Macau, dan Taiwan juga dihitung sebagai destinasi ketiga yang valid. > PENTING: Tiket pulang ke Indonesia dari China (same-country round trip) TIDAK memenuhi syarat 240 jam, kamu wajib punya tiket ke negara berbeda, bukan kembali ke negara asal.

Baca juga

Pemandangan perjalanan di ChinaPanduanChina Bebas Visa Transit 240 Jam: Syarat Lengkap untuk WNI 2026.
03

Port Masuk yang Tersedia untuk WNI Program ini mencakup 60 port di 24 provinsi dan wilayah China, yang kemudian diperluas menjadi 65 port pada November 2025. Port masuk termasuk bandara internasional di Beijing, Shanghai, Guangzhou, Chengdu, dan Xi'an. Selain bandara, stasiun kereta cepat (HSR) dan terminal pelabuhan juga termasuk dalam daftar. Ekspansi November 2025 menambahkan Zhuhai (Hengqin/Zhongshan) dan jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macao Bridge sebagai titik masuk baru. Kalau kamu berencana naik kereta cepat setelah transit, pelajari dulu cara booking dan sistem tiketnya lewat [panduan naik kereta cepat China untuk WNI](/article/naik-kereta-cepat-china-panduan-wni).

04

Apa Saja yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Selama masa transit 240 jam, kamu bebas melakukan aktivitas pariwisata, urusan bisnis, kunjungan pertukaran, atau kunjungan keluarga. Aktivitas yang tidak diizinkan meliputi bekerja, studi formal, dan kegiatan jurnalistik, semua itu memerlukan visa terpisah. Jadi kalau kamu hanya ingin menjelajahi kota transit, mencicipi kuliner lokal, atau bertemu relasi bisnis secara informal, program ini sudah mencakupi kebutuhan tersebut. Untuk inspirasi destinasi yang bisa dikunjungi selama 10 hari di China, cek [itinerary 7 hari wisata ke China untuk pemula](/article/itinerary-7-hari-wisata-ke-china-untuk-pemula) sebagai referensi awal.

05

Kesalahan Umum yang Bikin Ditolak di Imigrasi Berdasarkan catatan dari chinavigators.com, ada tiga kesalahan yang paling sering dilakukan traveler Indonesia saat mencoba program transit ini. Pertama, tidak membawa interline ticket ke negara ketiga, ini kesalahan paling fatal dan langsung menyebabkan penolakan masuk. Kedua, berencana kembali ke Indonesia langsung dari China (same-country round trip), yang tidak memenuhi syarat routing. Ketiga, merencanakan layover singkat di bawah 24 jam tanpa keluar bandara, dalam kondisi itu kamu memang tidak perlu visa, tapi terkunci di zona internasional dan tidak bisa mengeksplorasi kota sama sekali. Pastikan semua dokumen diperiksa sebelum berangkat. > TIP: Verifikasi syarat terbaru langsung ke NIA melalui hotline +86-12367 yang beroperasi 24/7 dalam bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Korea.

06

Checklist Persiapan Sebelum Berangkat Berikut daftar yang perlu disiapkan sebelum terbang ke China dengan program transit 240 jam: 1. Periksa masa berlaku paspor, minimal 3 bulan dari tanggal kedatangan

2. Booking tiket lanjut ke negara ketiga (Singapura, Jepang, Korea, dll.) dengan tanggal pasti
3. Konfirmasi bahwa tiket lanjutmu adalah interline ticket (satu booking atau dapat diverifikasi airlines)
4. Siapkan landing card yang akan diisi di pesawat atau di konter imigrasi
5. Catat nomor NIA hotline (+86-12367) untuk konfirmasi syarat terbaru
6. Siapkan bukti akomodasi selama di China (nama hotel, alamat)
7. Pastikan rute transit kamu masuk daftar 65 port yang diizinkan
8. Hitung mundur batas waktu 240 jam dari tengah malam hari setelah sampai Untuk gambaran biaya selama di China, lihat [estimasi biaya tour China dari Indonesia 2026](/article/biaya-tour-china-dari-indonesia-2026) agar kamu bisa budgeting dengan realistis.

07

Biaya dan Perbandingan dengan Visa Reguler Program transit 240 jam ini sepenuhnya gratis, tidak ada biaya visa yang dikenakan. Ini berbeda jauh dengan visa reguler maupun G Visa (transit visa reguler). Berikut perbandingan ringkasnya: | Jenis | Biaya Visa Fee | Service Fee | Waktu Proses |

Transit 240 Jam (Bebas Visa)Rp 0Rp 0Instan di port masuk
G Visa (Transit Reguler)Mulai Rp 400.000Rp 370.000 (reguler)4 hari kerja
L Visa (Wisata Reguler)Diurus tim AvenirTermasuk layanan4-8 hari kerja

Catatan: untuk tour reguler ke China, WNI tetap wajib mengurus visa L, China wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir bantu urus prosesnya. Program transit 240 jam hanya berlaku untuk perjalanan dengan rute transit yang memenuhi syarat, bukan sebagai pengganti visa wisata reguler. Menurut china-briefing.com, kebijakan ini ditujukan untuk mendorong kunjungan pariwisata transit, bukan untuk menggantikan jalur visa reguler.

08

Dampak Nyata Bagi Traveler Indonesia Sejak program ini berlaku Juni 2025, dampaknya langsung terasa di industri perjalanan Indonesia. Agen perjalanan Jakarta seperti Dwidayatour melaporkan sekitar 10 tur grup ke China per bulan dengan rata-rata 20 orang per grup, sebagian besar memanfaatkan jalur transit ini sebagai bagian dari multi-country itinerary. Program ini membuka peluang bagi traveler Indonesia yang ingin menambahkan China ke rute Asia Timur tanpa biaya dan kerumitan visa tambahan. Kalau kamu berencana menjelajahi lebih banyak destinasi China secara mendalam, lihat koleksi [paket tour China dari Avenir](/tours/country/china) untuk pilihan itinerary yang sudah dirancang tim berpengalaman. Info diverifikasi dari en.nia.gov.cn, china-briefing.com, windhorsetour.com, dan chinavigators.com (per Mei 2026). Mau susun rencananya bareng tim kami? Tanya via WhatsApp, kami bantu dari awal sampai pulang.

Dalam artikel ini

0%
  1. 1.Cara Kerja Periode 240 Jam Perhitungan 240 jam tidak dimulai dari detik pesawat mendarat. Menurut windhorsetour.com, periode 240 jam dihitung mulai tengah malam (00:00) pada hari setelah kedatangan. Artinya, kalau kamu sampai di Beijing pada Senin pukul 22:00, jam 240 mulai dihitung sejak Selasa pukul 00:00, dan kamu harus meninggalkan China sebelum Kamis pukul 00:00 pekan berikutnya. Ini memberi ruang lebih luas dibandingkan kebijakan sebelumnya yang hanya 72-144 jam, dan merupakan upgrade signifikan yang berlaku sejak 17 Desember 2024 di 60 port masuk.
  2. 2.Syarat Wajib yang Harus Disiapkan Ada tiga syarat utama yang tidak bisa ditawar. Pertama, paspor harus berlaku minimal 3 bulan dari tanggal kedatangan di China. Kedua, kamu wajib membawa interline ticket, yaitu tiket penghubung ke negara atau wilayah ketiga dengan tanggal keberangkatan yang sudah pasti dan masih dalam jangka 240 jam. Ketiga, China tidak boleh menjadi destinasi akhir perjalanan, routing yang valid berbentuk Negara A → China → Negara B. Contoh rute yang sah: Jakarta → Beijing → Singapura. Hong Kong, Macau, dan Taiwan juga dihitung sebagai destinasi ketiga yang valid. > PENTING: Tiket pulang ke Indonesia dari China (same-country round trip) TIDAK memenuhi syarat 240 jam, kamu wajib punya tiket ke negara berbeda, bukan kembali ke negara asal.
  3. 3.Port Masuk yang Tersedia untuk WNI Program ini mencakup 60 port di 24 provinsi dan wilayah China, yang kemudian diperluas menjadi 65 port pada November 2025. Port masuk termasuk bandara internasional di Beijing, Shanghai, Guangzhou, Chengdu, dan Xi'an. Selain bandara, stasiun kereta cepat (HSR) dan terminal pelabuhan juga termasuk dalam daftar. Ekspansi November 2025 menambahkan Zhuhai (Hengqin/Zhongshan) dan jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macao Bridge sebagai titik masuk baru. Kalau kamu berencana naik kereta cepat setelah transit, pelajari dulu cara booking dan sistem tiketnya lewat [panduan naik kereta cepat China untuk WNI](/article/naik-kereta-cepat-china-panduan-wni).
  4. 4.Apa Saja yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Selama masa transit 240 jam, kamu bebas melakukan aktivitas pariwisata, urusan bisnis, kunjungan pertukaran, atau kunjungan keluarga. Aktivitas yang tidak diizinkan meliputi bekerja, studi formal, dan kegiatan jurnalistik, semua itu memerlukan visa terpisah. Jadi kalau kamu hanya ingin menjelajahi kota transit, mencicipi kuliner lokal, atau bertemu relasi bisnis secara informal, program ini sudah mencakupi kebutuhan tersebut. Untuk inspirasi destinasi yang bisa dikunjungi selama 10 hari di China, cek [itinerary 7 hari wisata ke China untuk pemula](/article/itinerary-7-hari-wisata-ke-china-untuk-pemula) sebagai referensi awal.
  5. 5.Kesalahan Umum yang Bikin Ditolak di Imigrasi Berdasarkan catatan dari chinavigators.com, ada tiga kesalahan yang paling sering dilakukan traveler Indonesia saat mencoba program transit ini. Pertama, tidak membawa interline ticket ke negara ketiga, ini kesalahan paling fatal dan langsung menyebabkan penolakan masuk. Kedua, berencana kembali ke Indonesia langsung dari China (same-country round trip), yang tidak memenuhi syarat routing. Ketiga, merencanakan layover singkat di bawah 24 jam tanpa keluar bandara, dalam kondisi itu kamu memang tidak perlu visa, tapi terkunci di zona internasional dan tidak bisa mengeksplorasi kota sama sekali. Pastikan semua dokumen diperiksa sebelum berangkat. > TIP: Verifikasi syarat terbaru langsung ke NIA melalui hotline +86-12367 yang beroperasi 24/7 dalam bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Korea.
  6. 6.Checklist Persiapan Sebelum Berangkat Berikut daftar yang perlu disiapkan sebelum terbang ke China dengan program transit 240 jam: 1. Periksa masa berlaku paspor, minimal 3 bulan dari tanggal kedatangan
  7. 7.Biaya dan Perbandingan dengan Visa Reguler Program transit 240 jam ini sepenuhnya gratis, tidak ada biaya visa yang dikenakan. Ini berbeda jauh dengan visa reguler maupun G Visa (transit visa reguler). Berikut perbandingan ringkasnya: | Jenis | Biaya Visa Fee | Service Fee | Waktu Proses |
  8. 8.Dampak Nyata Bagi Traveler Indonesia Sejak program ini berlaku Juni 2025, dampaknya langsung terasa di industri perjalanan Indonesia. Agen perjalanan Jakarta seperti Dwidayatour melaporkan sekitar 10 tur grup ke China per bulan dengan rata-rata 20 orang per grup, sebagian besar memanfaatkan jalur transit ini sebagai bagian dari multi-country itinerary. Program ini membuka peluang bagi traveler Indonesia yang ingin menambahkan China ke rute Asia Timur tanpa biaya dan kerumitan visa tambahan. Kalau kamu berencana menjelajahi lebih banyak destinasi China secara mendalam, lihat koleksi [paket tour China dari Avenir](/tours/country/china) untuk pilihan itinerary yang sudah dirancang tim berpengalaman. Info diverifikasi dari en.nia.gov.cn, china-briefing.com, windhorsetour.com, dan chinavigators.com (per Mei 2026). Mau susun rencananya bareng tim kami? Tanya via WhatsApp, kami bantu dari awal sampai pulang.

Rencanakan bareng Avenir

Rancang trip China sesuai kebutuhanmu.

Belum ada jadwal grup yang pas? Tim kami bisa atur private trip sesuai tanggal, ritme, dan anggaranmu. Tiket, hotel, visa, sampai itinerary harian kami yang urus.

Tanya via WhatsAppJelajahi Reserve
★★★★★4.9/5 GoogleDipercaya 10.000+ traveler sejak 2022
Lihat semua tour Avenir→

Tanya Jawab

Pertanyaan yang Sering Ditanya

Apakah transit visa China 240 jam berlaku untuk semua WNI dengan paspor biasa?

Ya, program transit 240 jam berlaku untuk WNI pemegang paspor biasa yang terdaftar sebagai salah satu dari 55 negara yang memenuhi syarat sejak 12 Juni 2025. Syarat utamanya adalah paspor berlaku minimal 3 bulan dari tanggal kedatangan, interline ticket ke negara ketiga, dan China bukan destinasi akhir perjalanan. Tidak perlu mengajukan visa sebelumnya, proses dilakukan di konter imigrasi saat mendarat.

Berapa biaya yang dibutuhkan untuk menggunakan program transit 240 jam China?

Program transit 240 jam sepenuhnya gratis, tidak ada biaya visa yang dikenakan (Rp 0). Ini berbeda dengan G Visa reguler yang memerlukan visa fee mulai Rp 400.000 plus service fee Rp 370.000. Kamu hanya perlu memastikan punya interline ticket ke negara ketiga dan memenuhi semua persyaratan routing. Biaya yang perlu disiapkan hanyalah tiket penerbangan, akomodasi, dan pengeluaran selama di China.

Kota mana saja di China yang bisa dikunjungi selama transit 240 jam?

Program ini mencakup 65 port masuk di 24 provinsi, termasuk bandara internasional Beijing, Shanghai, Guangzhou, Chengdu, dan Xi'an. Stasiun kereta cepat dan terminal pelabuhan juga termasuk. Sejak November 2025, Zhuhai dan jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macao Bridge turut ditambahkan. Selama 240 jam, kamu bebas bergerak di seluruh wilayah China yang masuk daftar port, tidak terbatas di satu kota.

Apakah bisa pakai program transit 240 jam ini untuk wisata reguler ke China tanpa visa?

Tidak bisa. Program transit 240 jam hanya berlaku untuk perjalanan dengan rute transit: dari Negara A, singgah di China, lalu lanjut ke Negara B yang berbeda. Untuk tour reguler ke China (China sebagai destinasi utama dan akhir), WNI tetap wajib mengurus visa L. China wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir bantu urus prosesnya dengan waktu proses sekitar 4 hari kerja untuk layanan reguler.

Kapan tepat menghitung batas waktu 240 jam agar tidak overstay?

Periode 240 jam tidak dimulai dari saat pesawat mendarat, melainkan dari tengah malam (00:00) pada hari setelah kedatangan. Contoh: sampai di Shanghai Senin pukul 20:00, maka 240 jam mulai dihitung Selasa pukul 00:00 dan berakhir Kamis pukul 00:00 di minggu berikutnya. Pastikan tiket keluar China dijadwalkan sebelum batas waktu ini untuk menghindari overstay.

Tentang penulis

Witry Dayanti

Witry Dayanti

Travel Operation & Document Visa

Witry Dayanti menangani operasional tour dan pengurusan dokumen visa di Avenir. Sehari-hari ia mengecek syarat masuk tiap negara tujuan, menyiapkan checklist dokumen, dan mendampingi traveler dari tahap aplikasi visa sampai berangkat.

Instagram

Lanjut baca

Article lain yang berhubungan.

Pemandangan perjalanan di China

Panduan · 5 menit baca

China Bebas Visa Transit 240 Jam: Syarat Lengkap untuk WNI 2026.

WNI resmi masuk daftar 55 negara penerima bebas visa transit 240 jam (10 hari) di China sejak 12 Juni 2025. Program ini gratis, tanpa urus kedutaan, tapi wajib punya tiket lanjutan ke negara ketiga. Untuk tour pulang-bertolak biasa, tetap wajib visa.

Pemandangan perjalanan di China

Panduan · 5 menit baca

Tour China Mid-Autumn Moon Festival: Panduan Lengkap 2026.

Mid-Autumn Festival 2026 di China jatuh pada 25 September, dengan libur resmi 3 hari. Festival ini merayakan panen dan bulan purnama lewat tradisi makan mooncake, lentera, dan pertunjukan budaya di seluruh kota besar China.

Pemandangan perjalanan di China

Panduan · 6 menit baca

Tour China untuk Keluarga: Panduan Lengkap 2026.

Tour China untuk keluarga cocok dilakukan 9-14 hari dengan budget sekitar USD 5.000-10.000 untuk 4 orang (di luar tiket pesawat). Waktu terbaik adalah April-Mei dan September-Oktober. China wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir bantu urus prosesnya.

Pemandangan perjalanan di China

Panduan · 6 menit baca

Itinerary 7 Hari Wisata ke China untuk Pemula.

Itinerary 7 hari wisata ke China untuk pemula idealnya mencakup Beijing (Tembok Besar, Forbidden City) dan Shanghai (Bund, Yu Garden), dengan biaya paket sekitar Rp15-30 juta per orang sudah termasuk tiket pesawat, hotel bintang 3-4, makan, dan transportasi lokal.

Pemandangan perjalanan di China

Panduan · 6 menit baca

Tour China Imlek 2026: Panduan Lengkap untuk Traveler Indonesia.

Tour China saat Imlek 2026 berarti menyaksikan perayaan Tahun Baru Imlek mulai 17 Februari hingga 3 Maret 2026. Harga paket tour berkisar USD 1.856-1.872 untuk penerbangan plus akomodasi. Booking 4-6 bulan sebelumnya sangat dianjurkan karena harga bisa tiga kali lipat.

Pemandangan perjalanan di China

Panduan · 5 menit baca

Visa China Berlaku Berapa Lama? Panduan Lengkap untuk WNI.

Visa China untuk WNI umumnya berlaku 3 bulan sejak tanggal terbit, dengan masa tinggal 30 hari per kunjungan untuk visa turis (L visa) single-entry. Visa double-entry atau multiple-entry bisa berlaku 6 hingga 12 bulan, tergantung jenis dan riwayat perjalanan pemohon.

Itinerary China 8 Hari: Beijing, Shanghai, dan Tembok Besar

Panduan · 5 menit baca

Itinerary China 8 Hari: Beijing, Shanghai, dan Tembok Besar.

Itinerary China 8 hari mencakup Beijing (Forbidden City, Tiananmen Square, Tembok Besar) dan Shanghai (Bund, Yu Garden, Pudong), dengan total biaya paket tur mulai Rp 10.690.000 per pax sudah termasuk pesawat, hotel, makan, dan tiket masuk atraksi utama.

Kembali ke semua article

Newsletter

Sebulan sekali, satu artikel di inbox kamu.

Panduan baru, etiquette destinasi, atau cerita tour leader minggu itu. Kami kirim sebulan sekali, gak spam, bisa unsubscribe kapan aja.

Sudah 1.200+ traveler subscribe.

Avenir Tour & Travel

Tour terkurasi sejak 2022.

PT Avenir Wisata Internasional

Jl. Boulevard Raya Summarecon,Emerald Office Blok UF 07Summarecon BekasiJawa Barat 17142
(021) 894 94 235
0822 1111 4933
contact@avenirtravel.co.id

Tours

  • All Tours
  • Western Europe
  • Japan
  • Korea
  • Türkiye
  • China
  • New Zealand

Avenir

  • About Us
  • Corporate Service
  • Article
  • Careers
  • FAQ
  • Contact

Social

Payment

Visa
Mastercard
BCA
Bank Mandiri
QRIS

© 2026 Avenir Tour & Travel

TermsPrivacySitemap

#JadiLebihTenang