Korea Selatan adalah salah satu destinasi Asia yang paling konsisten diminati traveler Indonesia. Seoul menjadi pintu masuk utama, dengan kawasan seperti Myeongdong, Gyeongbokgung, dan Hongdae yang sudah jadi referensi wajib. Di luar Seoul, Busan menawarkan pantai, pasar ikan, dan kuil tepi laut yang berbeda karakternya. Banyak itinerary juga memasukkan Gyeongju sebagai kota bersejarah, atau Nami Island untuk suasana yang lebih tenang. Kombinasi ini menciptakan Korea Selatan cocok untuk berbagai tipe perjalanan, dari solo hingga keluarga.
Mata uang Korea Selatan adalah Won (₩ / KRW). Kurs Won terhadap Rupiah berfluktuasi, jadi disarankan menukar di Jakarta sebelum berangkat atau menggunakan money changer terpercaya di Seoul. Untuk referensi belanja harian, secangkir kopi di kafe lokal bisa mulai dari ₩4.000–₩6.000, sementara makan siang di restoran sederhana berkisar ₩8.000–₩15.000. Transportasi publik di Seoul sangat efisien dengan T-money card yang bisa dipakai untuk subway dan bus. Perencanaan anggaran yang matang sejak awal akan sangat membantu pengalaman perjalanan kamu.
Soal visa, Korea Selatan wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir bantu urus prosesnya. Jenis visa yang umum digunakan adalah C-3 (kunjungan singkat), diproses melalui KVAC Jakarta dengan waktu sekitar 5–10 hari kerja, umumnya sekitar 9 hari kerja. Dokumen yang disiapkan biasanya meliputi paspor aktif, foto, bukti keuangan, dan itinerary perjalanan. Karena persyaratan bisa berubah, lebih aman mendelegasikan proses ini ke tim yang sudah berpengalaman agar tidak ada dokumen yang terlewat atau pengajuan yang terlambat.
Musim terbaik mengunjungi Korea Selatan tergantung preferensi kamu. Musim semi (Maret–Mei) identik dengan bunga sakura dan suhu yang nyaman, sekitar 10–18°C. Musim gugur (September–November) menghadirkan daun-daun kemerahan yang mengubah taman dan pegunungan jadi pemandangan yang berbeda. Musim panas (Juni–Agustus) lebih hangat dan lembap, tapi festival outdoor banyak bermunculan. Musim dingin (Desember–Februari) cocok untuk kamu yang ingin memperhatikan salju, terutama di kawasan pegunungan seperti Gangwon-do. Tiap musim punya daya tarik yang berbeda dan memengaruhi pilihan pakaian serta aktivitas.
Untuk traveler Muslim, Korea Selatan semakin ramah dengan bertambahnya pilihan restoran Muslim Friendly di Seoul, terutama di kawasan Itaewon dan sekitarnya. Beberapa mal besar juga sudah menyediakan prayer room. Ini bukan hambatan besar, tapi tetap perlu riset sebelum berangkat agar makan di sana tidak jadi masalah. Avenir juga bisa membantu merekomendasikan itinerary yang mempertimbangkan kebutuhan ini, termasuk pilihan restoran dan akomodasi yang sesuai.
Perencanaan tour Korea Selatan yang baik dimulai dari menentukan durasi, anggaran, dan kota yang ingin dikunjungi. Itinerary 7 hari bisa mencakup Seoul dan Busan dengan ritme yang santai. Kalau ada 10 hari, kamu bisa menambahkan Gyeongju atau destinasi lain. Avenir menyusun itinerary berdasarkan preferensi kamu, bukan paket generik. Mau susun rencananya bareng tim kami? Tanya via WhatsApp, kami bantu dari awal sampai pulang.
