Musim dingin di Korea Selatan bukan sekadar cuaca dingin biasa. Dari Desember sampai Februari, suhu di Seoul bisa menyentuh -5°C hingga -10°C, sementara kawasan pegunungan di Gangwon-do turun lebih dalam lagi. Justru kondisi inilah yang menciptakan Korea di musim dingin punya karakter tersendiri: lapisan salju di atap kuil, taman-taman yang sunyi putih, dan suasana kota yang berbeda dari musim lain. Buat pelancong dari Indonesia yang jarang merasakan salju nyata, pengalaman ini punya daya tarik yang sulit digantikan waktu lain.
Resort ski menjadi magnet utama saat musim dingin. Kawasan Gangwon-do menjadi pusat aktivitas ski Korea, dengan beberapa resort berskala besar yang memiliki jalur untuk pemula hingga peski berpengalaman. Fasilitas sewa perlengkapan ski tersedia lengkap di lokasi, termasuk instruktur untuk pemula. Bagi yang baru pertama kali mencoba ski, satu sesi penuh di lereng salju Korea bisa jadi pengalaman yang benar-benar berbeda. Banyak resort juga menyediakan aktivitas non-ski seperti tubing salju dan ice skating, cocok untuk rombongan keluarga atau pasangan.
Di luar ski, musim dingin Korea punya kalender festival yang menarik. Festival ikan di Hwacheon, Gangwon-do biasanya berlangsung Januari, di mana pengunjung bisa memancing ikan di sungai yang membeku. Seoul sendiri menampilkan instalasi cahaya di berbagai titik kota selama periode Desember hingga awal Januari. Gyeongbokgung dan Changdeokgung, dua istana bersejarah di Seoul, memiliki tampilan berbeda saat salju turun, dan kedua destinasi ini tetap buka sepanjang musim dingin dengan jam kunjungan yang bisa disesuaikan.
Soal akomodasi, musim dingin adalah musim ramai di Korea, terutama minggu antara Natal dan Tahun Baru serta saat libur Seollal (Tahun Baru Imlek Korea) di Januari-Februari. Pemesanan hotel di Seoul, Busan, atau dekat resort ski sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari, minimal 2-3 bulan sebelum keberangkatan. Pilihan akomodasi beragam, mulai dari guesthouse tradisional (hanok stay) hingga hotel bintang lima. Kurs yang umum dipakai adalah won Korea (KRW), dengan kisaran harga yang perlu dikonfirmasi saat konsultasi karena fluktuasi cukup signifikan menjelang musim ramai.
Untuk persiapan pakaian, lapisan adalah kuncinya. Minimal tiga lapis pakaian direkomendasikan: baselayer termal, mid-layer tebal, dan outer jacket tahan angin serta salju. Sarung tangan, penutup telinga, dan sepatu boots anti-slip juga wajib masuk koper. Banyak toko di Myeongdong atau Dongdaemun menjual perlengkapan musim dingin dengan harga kompetitif dalam won Korea, jadi kalau ada yang tertinggal, masih bisa dibeli di sana. Durasi ideal untuk menikmati Korea musim dingin, termasuk ski dan city tour, umumnya berkisar 7-10 hari.
Korea Selatan wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir bantu urus prosesnya. Proses pengajuan visa C-3 reguler membutuhkan sekitar 5-10 hari kerja (umumnya sekitar 9 hari kerja) melalui KVAC Jakarta, jadi pastikan pengurusan dokumen dimulai setidaknya 3-4 minggu sebelum tanggal keberangkatan, terutama di musim ramai Desember-Februari ketika antrean pengajuan cenderung lebih panjang dari biasanya. Tim kami membantu pengecekan dokumen agar prosesnya lebih lancar.
Sudah punya gambaran rute musim dingin yang ingin dijelajahi? Tanya via WhatsApp, kami bantu susun itinerary dari resort ski sampai kota tua Seoul sesuai tanggal dan kebutuhan kamu.
