Kuliner Muslim friendly Seoul kini jauh lebih mudah dijelajahi dibanding lima tahun lalu. Kawasan Itaewon tetap jadi pusatnya, dengan puluhan restoran bersertifikat Korea Muslim Federation (KMF) yang menyajikan menu dari bulgogi, bibimbap, hingga Korean fried chicken tanpa kandungan babi atau alkohol. Berjalan kaki dari Masjid Seoul Central, kamu bisa menemukan restoran Turki, India, Arab, hingga Korean BBQ dalam radius kurang dari 500 meter, semua dengan status Muslim Friendly yang bisa dicek langsung di papan sertifikatnya.
Myeongdong dan Hongdae juga makin ramah untuk wisatawan Muslim. Di Myeongdong, beberapa gerai street food sudah menyediakan pilihan tanpa pork dan tanpa alkohol, meski kamu tetap perlu cermat membaca menu. Beberapa kafe dan restoran di sini memasang stiker KMF atau menulis keterangan 'No Pork, No Lard' secara eksplisit. Di Hongdae, tren restoran internasional seperti Middle Eastern dan Mediterranean turut menambah pilihan bagi wisatawan yang butuh kepastian soal bahan baku makanannya.
Untuk pencarian lebih mudah, aplikasi HalalTrip, Zabihah, dan Muslim Pro bisa jadi panduan real-time saat kamu berada di Seoul. Peta digital ini menampilkan rating, ulasan, dan jarak dari lokasimu ke restoran terdekat dengan status Muslim Friendly. Plus, platform wisata lokal Korea seperti Naver Map mulai menambahkan filter 'Muslim-friendly restaurant' sehingga navigasinya makin praktis. Tim Avenir biasanya sudah menyiapkan daftar rekomendasi restoran ini sebelum keberangkatan agar kamu tidak perlu riset dari nol.
Soal menu, ada beberapa hidangan ikonik Korea yang versi Muslim Friendly-nya sudah mudah ditemukan di Seoul. Tteokbokki (kue beras pedas) dengan kaldu berbasis sayuran, samgyeopsal ayam sebagai alternatif daging babi, ramyeon dengan broth tanpa tulang babi, hingga hotteok (pancake manis) adalah camilan yang relatif aman dan lezat. Harga makan di restoran Muslim Friendly berkisar mulai dari ₩8.000 hingga ₩30.000 per porsi tergantung jenis restoran dan lokasinya, cukup terjangkau untuk kota metropolitan sekelas Seoul.
Satu hal penting sebelum berangkat: Korea Selatan wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir bantu urus prosesnya. Proses visa C-3 reguler membutuhkan sekitar 5 hingga 10 hari kerja, umumnya sekitar 9 hari kerja, melalui KVAC Jakarta. Artinya, pengurusan dokumen perlu dimulai jauh sebelum tanggal keberangkatan agar tidak ada yang terlewat. Merencanakan kuliner Muslim friendly Seoul sekaligus mengurus kelengkapan perjalanan dari jauh hari bikin pengalaman liburan jadi lebih tenang dari awal sampai akhir. Mau susun rencananya bareng tim kami? Tanya via WhatsApp, kami bantu dari awal sampai pulang.

