Restoran terbaik yang harus dicoba saat liburan kuliner di Osaka tersebar dari kios pinggir jalan hingga meja makan Michelin tiga bintang, dan itu justru yang menghasilkan kota ini berbeda dari Tokyo atau Kyoto. Osaka punya julukan 'kuidaore', kota di mana orang rela bangkrut demi makan. Mulai dari takoyaki seharga 450 yen hingga kaiseki senilai 83.000 yen, semua tingkat anggaran punya pilihan yang sepadan. Artikel ini menyusun rekomendasinya per kategori supaya kamu bisa langsung pilih yang sesuai itinerary dan budget.
Untuk street food dan pasar, dua titik wajib adalah Dotonbori dan Pasar Kuromon Ichiba. Menurut data Tripadvisor yang dikutip wanderlog.com, Dotonbori memiliki lebih dari 175.381 ulasan dari 39.140 restoran di Osaka, area sepanjang 2,5 kilometer ini paling ramai setelah pukul 17.00, jadi datanglah sore ke malam hari. Di sini kamu bisa mencoba okonomiyaki (rata-rata 700 yen, sekitar Rp100.000), takoyaki 8-10 butir seharga 450-600 yen (Rp60.000-80.000), dan ikayaki mulai 200 yen. Sementara itu, Pasar Kuromon Ichiba, berdasarkan agoda.com, dikunjungi lebih dari 23.000 orang setiap hari di sepanjang 580 meter lorong pasar, dengan pilihan sajian laut terbaik yang bisa langsung dimakan di spot.
Untuk pengalaman fine dining, Osaka punya beberapa nama yang sulit ditandingi kota lain. Kashiwaya adalah salah satu dari empat restoran di Osaka yang konsisten meraih 3 bintang Michelin, menawarkan ruang makan pribadi dengan tema kuliner bergilir tiap musim. HAJIME (juga 3 bintang Michelin) menyajikan menu 'Dialogue with the Earth 2024' seharga 83.000 yen, sebuah rangkaian hidangan artistik yang berlangsung beberapa jam. Buat yang ingin masuk level Michelin dengan anggaran lebih moderat, Honkogetsu (2 bintang) menawarkan kaiseki seharga 20.000-22.000 yen (sekitar Rp2,6-2,9 juta) dengan bahan yang berganti sesuai musim. Reservasi jauh-jauh hari sangat disarankan untuk ketiganya, terutama saat musim semi dan gugur.
Berikut daftar restoran per kategori yang bisa langsung masuk itinerary kuliner kamu di Osaka:
- Street Food Klasik: Ajinoya Okonomiyaki (Namba), masuk daftar 100 restoran terbaik Tabelog, saus racikan sendiri, dekat Stasiun Namba.
- Sushi Ikonik: Genrokuzushi (Dotonbori), pelopor kaitenzushi (conveyor belt sushi) dengan harga mulai 130 yen per piring.
- Daging Sapi Unik: Gyukatsu Motomura, daging sapi goreng singkat yang dipanggang sendiri di atas batu panas mini, dianggap terbaik di Jepang oleh banyak pengunjung.
- Udon Bersejarah: Chikkō Menkōbō, udon buatan tangan dari toko legendaris Yamachō Shōten (berdiri sejak 1854), berkuah kaldu alami dari ikan kering, berlokasi di gedung bergaya Showa dekat Stasiun Pelabuhan Osaka.
- Seafood Pasar: Kios-kios di Kuromon Ichiba, pilih langsung dari pedagang, bayar, makan di destinasi.
- Fine Dining Terjangkau: Honkogetsu (kaiseki 2 bintang Michelin, 20.000-22.000 yen).
- Puncak Kuliner: HAJIME atau Kashiwaya (3 bintang Michelin, reservasi wajib).
Untuk wisatawan Muslim Friendly, Osaka punya pilihan yang lebih konkret dibanding banyak kota Jepang lain. Gyukotsu no Ou di Shin-Osaka menyajikan ramen berbasis kuah tulang sapi yang Muslim Friendly. A5 Wagyu Yakiniku Osaka PANGA sudah tersertifikasi Muslim Friendly dengan dua cabang di kota ini. Kobe Beef Nagomi selangkah lebih jauh: tersedia ruang shalat lengkap dengan penanda arah kiblat dan mukena. Tim kami di Avenir sering menemukan bahwa tamu grup Indonesia melewatkan PANGA karena tidak tau lokasinya ada di dua titik berbeda, pastikan konfirmasi cabang mana yang paling dekat dengan hotel sebelum berangkat.
Soal logistik, perjalanan kuliner di Osaka paling efisien kalau kamu bergerak mengikuti jalur metro. Stasiun Namba adalah pusat gravitasi: Dotonbori, Ajinoya, dan Kuromon Ichiba semuanya bisa dicapai jalan kaki dari sana. Untuk itinerary satu hari penuh kuliner, mulai pagi di Kuromon (buka dari pagi), siang ke Gyukatsu Motomura atau Chikkō Menkōbō, sore istirahat, lalu malam di Dotonbori. Kalau ada sisa malam, Fugaku-no-Yu punya restoran 24 jam di dalam kompleks pemandian, cocok untuk makan larut setelah seharian jalan. Info dari japanesestation.com mengonfirmasi restoran di sana beroperasi sepanjang malam. Jangan lupa, Jepang wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir bantu urus prosesnya. Mau susun rencananya bareng tim kami? Tanya via WhatsApp, kami bantu dari awal sampai pulang.

