Jepang adalah salah satu destinasi paling konsisten diminati traveler Indonesia di usia 28–50 tahun, bukan karena tren, tapi karena negara ini memang punya kedalaman yang tidak habis dalam satu kunjungan. Tokyo, Osaka, Kyoto, dan Hiroshima masing-masing punya karakter sendiri, dan keempat kota itu bisa kamu jangkau dalam satu trip menggunakan jaringan kereta cepat Shinkansen yang efisien. Perencanaan rute yang baik adalah kunci agar waktu tidak habis di perjalanan.
Soal musim, pilihan terbaik bergantung pada preferensi kamu. Musim semi (Maret–April) identik dengan bunga sakura yang mekar di taman dan pinggir sungai di hampir seluruh penjuru Jepang. Musim gugur (Oktober–November) menghadirkan warna daun maple merah dan kuning di area pegunungan dan taman kuil. Musim panas memungkinkan festival matsuri dan kembang api malam hari, sementara musim dingin cocok untuk onsen dan pemandangan salju di wilayah Tohoku atau Hokkaido. Setiap musim punya daya tarik yang berbeda, jadi tidak ada jawaban tunggal mana yang terbaik.
Untuk urusan visa, Jepang wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir bantu urus prosesnya. Jenis visa yang digunakan adalah visa sticker, dengan waktu proses sekitar 5 hari kerja sejak dokumen lengkap diterima di JVAC. Perlu dicatat, proses bisa lebih lama saat peak season seperti libur lebaran atau akhir tahun. Bagi pemegang e-paspor, ada opsi JAVES yang prosesnya 2–4 hari kerja dengan notifikasi dikirim via email. Dokumen yang perlu disiapkan antara lain paspor, foto, bukti keuangan, dan itinerary perjalanan.
Mata uang yang berlaku di Jepang adalah Yen (¥ atau JPY). Meski pembayaran digital makin meluas, Jepang masih sangat cash-friendly, bahkan banyak restoran tradisional dan toko kecil di luar kota besar yang hanya menerima tunai. Sebaiknya siapkan Yen secukupnya sebelum berangkat atau segera tukar setelah sampai di bandara. Nilai tukar Rupiah terhadap Yen bervariasi, jadi pantau kurs beberapa hari sebelum keberangkatan untuk mendapatkan waktu tukar yang lebih menguntungkan.
Jepang juga ramah untuk traveler Muslim, terutama di kota-kota besar. Masjid dan musala tersedia di Tokyo, Osaka, dan Kyoto, sementara restoran dengan pilihan menu Muslim Friendly semakin mudah ditemukan lewat aplikasi peta atau rekomendasi komunitas traveler. Avenir dapat membantu menyusun itinerary dengan mempertimbangkan kebutuhan ini, termasuk lokasi makan dan jadwal ibadah yang tidak mengganggu ritme perjalanan.
Biaya perjalanan tour Jepang bervariasi tergantung musim, lama perjalanan, dan pilihan akomodasi. High season seperti sakura dan musim gugur biasanya lebih premium dan paket lebih cepat penuh. Merencanakan perjalanan minimal 2–3 bulan sebelum keberangkatan sangat disarankan, terutama untuk grup keluarga atau pasangan yang ingin kamar berdekatan di hotel tertentu. Avenir menyediakan paket tur Jepang dengan berbagai pilihan durasi, dari trip singkat 7 malam hingga eksplorasi lebih panjang yang mencakup lebih banyak kota. Mau susun rencananya bareng tim kami? Tanya via WhatsApp, kami bantu dari awal sampai pulang.
