Tokyo Metro dan Toei Subway adalah tulang punggung pergerakan di dalam kota. Total ada 13 jalur metro yang menghubungkan hampir semua distrik utama, dari Shinjuku, Shibuya, Akihabara, hingga Asakusa. Dua operator ini beroperasi secara terpisah, tapi satu IC Card bisa dipakai di keduanya. Frekuensi kereta sangat tinggi, interval 2-5 menit di jam sibuk, jadi menunggu bukan masalah besar. Bagi wisatawan yang berencana naik metro lebih dari 4 kali sehari, Tokyo Subway Ticket 24 jam, 48 jam, atau 72 jam bisa jadi pilihan yang lebih ekonomis.
IC Card seperti Suica (JR East) atau Pasmo adalah alat pembayaran wajib bawa selama di Tokyo. Kartu ini bisa diisi ulang (top up) di mesin otomatis di stasiun mana pun, dan dipakai untuk hampir semua moda transportasi publik di Tokyo, termasuk bus dan bahkan beberapa vending machine serta minimarket. Proses tap-in dan tap-out sangat cepat, tidak perlu antri beli tiket setiap perjalanan. Deposit kartu sekitar 500 yen, dan saldo bisa dikembalikan saat kartu dikembalikan di stasiun sebelum pulang.
Untuk perjalanan keluar Tokyo ke kota lain seperti Kyoto, Osaka, atau Hiroshima, Shinkansen (kereta cepat) adalah pilihan utama. Japan Rail Pass (JR Pass) yang dibeli sebelum berangkat ke Jepang bisa mengcover sebagian besar jalur Shinkansen JR, termasuk Shinkansen Tokaido dari Tokyo ke Kyoto. Harga JR Pass bervariasi tergantung durasi (7, 14, atau 21 hari) dan harus dibeli dari luar Jepang karena tidak dijual di sana untuk harga versi turis. Tim Avenir bisa bantu pengadaan JR Pass sebelum keberangkatan.
Bus di Tokyo kurang populer di kalangan wisatawan karena rute lebih rumit dibanding metro, tapi tetap relevan untuk area yang tidak terjangkau kereta. Tokyo juga punya beberapa jalur bus gratis yang dioperasikan pusat perbelanjaan besar di kawasan seperti Shinjuku dan Shibuya. Taksi tersedia 24 jam, tapi tarifnya tergolong tinggi dibanding standar Asia Tenggara. Tarif awal sekitar 500 yen untuk 1,096 meter pertama, dan naik setelahnya. Taksi lebih masuk akal untuk perjalanan singkat saat malam larut atau saat membawa barang banyak.
Dari Bandara Narita ke pusat kota Tokyo, ada beberapa opsi. Narita Express (N'EX) adalah yang paling nyaman, dengan waktu tempuh sekitar 60 menit ke Shinjuku dan harga sekitar 3.000-4.000 yen tergantung tujuan. Limousine Bus juga populer karena langsung ke hotel-hotel besar, tapi waktu tempuh bisa 90-120 menit tergantung lalu lintas. Dari Bandara Haneda yang lebih dekat ke kota, Tokyo Monorail atau Keikyu Line bisa mengantar ke pusat kota dalam 30-40 menit. Pilihan moda tergantung hotel dan jadwal kedatangan.
Jepang wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir bantu urus prosesnya. Selain visa, perencanaan transportasi Tokyo jauh lebih mudah kalau dipersiapkan sebelum terbang, mulai dari IC Card, JR Pass, hingga rute harian. Mau susun rencananya bareng tim kami? Tanya via WhatsApp, kami bantu dari awal sampai pulang.
