Jawaban Singkat
The Bund adalah promenade ikonik sepanjang 1,5 kilometer di tepi Sungai Huangpu, Shanghai, yang mempertemukan arsitektur kolonial Eropa abad ke-20 dengan cakrawala ultramodern Pudong di seberangnya. Paket tour China yang mencakup Shanghai tersedia mulai Rp 15.990.000.
The Bund Shanghai bukan sekadar jalan pinggir sungai. Di sini, 52 bangunan bergaya neo-klasik, Art Deco, dan Baroque berdiri berjajar menghadap Sungai Huangpu, masing-masing menyimpan sejarah era konsesi asing abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Di seberang sungai, distrik Pudong menyuguhkan pemandangan kontras: Shanghai Tower, Oriental Pearl Tower, dan deretan pencakar langit yang menjadikan skyline ini salah satu yang paling dikenali di Asia. Kontras dua dunia inilah yang menciptakan The Bund selalu relevan sebagai pembuka perjalanan ke Shanghai.
Apa Saja yang Ada di The Bund? Rangkaian bangunan di sisi barat The Bund mencerminkan kejayaan perdagangan internasional Shanghai di era kolonial. Beberapa yang paling mencolok adalah bekas gedung The Hongkong and Shanghai Banking Corporation (HSBC Building, kini Bank of Communications), bekas Customs House dengan menaranya yang ikonik, serta Peace Hotel yang tersohor. Berjalan kaki sepanjang promenade dari ujung selatan ke utara hanya membutuhkan sekitar 20-30 menit, tapi hampir setiap langkah menawarkan sudut pandang berbeda ke arah Pudong maupun ke detail fasad bangunan lama. Bagi traveler yang tertarik arsitektur, satu slot penuh di sini terasa sangat wajar.
Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi The Bund? The Bund bisa dikunjungi kapan saja sepanjang tahun, tapi momen terbaik berbeda tergantung preferensi. Siang hari cocok untuk mengamati detail arsitektur bangunan kolonial dengan pencahayaan natural. Menjelang senja, banyak traveler memilih posisi di promenade untuk menyaksikan transisi cahaya dari golden hour ke lampu kota malam hari, saat skyline Pudong mulai bersinar. Untuk keberangkatan musim gugur 2026, suhu Shanghai biasanya lebih sejuk dan nyaman untuk berjalan kaki dibanding musim panas yang lembap. Musim semi juga menjadi favorit, dengan cuaca yang bersahabat dan langit yang cenderung lebih cerah. Lihat juga [panduan honeymoon China musim semi April 2026](/article/honeymoon-china-musim-semi-april-2026) untuk inspirasi itinerary di periode tersebut.
Tips Praktis Sebelum ke The Bund Berikut checklist yang perlu disiapkan sebelum mengunjungi The Bund: 1. **Alas kaki nyaman**, promenade berbatu dan panjang, sandal tipis akan terasa menyiksa setelah 30 menit.
2. Baterai kamera penuh, sudut foto melimpah, dari wide-shot skyline Pudong hingga close-up ornamen bangunan kolonial.
3. Aplikasi peta offline, koneksi internet perlu dikelola. Unduh peta area Shanghai sebelum berangkat.
4. Uang tunai CNY secukupnya, beberapa pedagang kaki lima dan kafe kecil di sekitar area belum semua menerima pembayaran asing.
5. Konfirmasi visa sebelum berangkat, China wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir bantu urus prosesnya agar tidak ada kendala di hari-H.
6. Pakaian berlapis, suhu di tepi sungai bisa lebih dingin dari perkiraan, terutama malam hari di musim gugur dan dingin.
7. Waktu kunjungan fleksibel, hindari akhir pekan pagi jika ingin lebih leluasa berfoto, karena kawasan ini populer di kalangan wisatawan domestik China.
Menyeberang ke Pudong: Tunnel atau Feri? Salah satu pengalaman yang sayang dilewatkan adalah menyeberangi Sungai Huangpu untuk memperhatikan The Bund dari sisi Pudong. Ada beberapa cara untuk mencapai Pudong dari The Bund. Jalur MRT (Metro Shanghai) menjadi pilihan paling praktis dan efisien. Ada juga Bund Sightseeing Tunnel, terowongan bawah sungai dengan pengalaman visual unik yang lebih bersifat atraksi wisata daripada transportasi biasa. Dari sisi Pudong, terutama di area dekat Oriental Pearl Tower dan Shanghai Tower, traveler bisa memotret panorama The Bund dari sudut yang berbeda, dengan bangunan kolonial berjajar di latar sungai. Untuk panduan transportasi lain di China termasuk kereta cepat antar kota, baca [panduan naik kereta cepat China untuk WNI](/article/naik-kereta-cepat-china-panduan-wni).
Banyak traveler Indonesia salah kaprah mengira The Bund hanya menarik di malam hari karena foto-foto lampu warna-warni Pudong yang viral. Padahal, kunjungan siang hari justru lebih kaya secara konteks sejarah. Tim Avenir yang mengoperasikan tur ke Shanghai selalu menyarankan rombongan untuk datang dua kali, siang dan malam, karena kedua sesi itu memberi pengalaman yang benar-benar berbeda. Siang hari, detail ornamen bangunan kolonial seperti kubah HSBC Building dan ukiran Customs House terlihat jelas dan bisa diapresiasi dengan baik. Malam hari, seluruh area berubah suasana menjadi lebih dramatis dengan iluminasi gedung-gedung Pudong yang terpantul di Sungai Huangpu.
| Waktu Kunjungan | Keunggulan |
|---|---|
| Pagi hari | Lebih sepi, bagus untuk foto arsitektur |
| Siang hari | Pencahayaan natural terbaik, detail bangunan jelas |
| Menjelang senja | Transisi golden hour ke skyline malam |
| Malam hari | Iluminasi Pudong maksimal, suasana kota aktif |
Kuliner dan Makanan Muslim Friendly di Sekitar The Bund Salah satu pertimbangan penting bagi traveler Indonesia adalah ketersediaan pilihan sajian Muslim Friendly di sekitar The Bund. Kawasan ini dan area Nanjing Road yang berdekatan cukup beragam secara kuliner, mulai dari restoran internasional besar di hotel hingga kedai lokal. Tapi, ketersediaan restoran bersertifikat Muslim Friendly atau berlabel Muslim Friendly di pusat kota Shanghai perlu dicek secara spesifik, karena tidak semua restoran di kawasan wisata memenuhi standar ini. Dalam grup Avenir yang dibatasi 20-25 orang, tim bisa mengatur makan di restoran Muslim Friendly yang sudah diverifikasi sebelumnya, termasuk pengalaman menyantap Peking Duck di restoran yang ramah bagi wisatawan Muslim, yang sulit dikoordinasikan jika datang sendiri tanpa panduan lokal.
Untuk kamu yang berencana memasukkan The Bund ke dalam rencana perjalanan lebih panjang di China, ada baiknya mempertimbangkan kombinasi Shanghai dengan Beijing atau Xi'an dalam satu paket. Perjalanan 10 hari yang mencakup kedua kota besar ini bisa dirancang dengan efisien menggunakan kereta cepat antar kota. Lihat estimasi biaya tour China 10 hari untuk gambaran anggaran lebih lengkap, atau cek rincian biaya tour China dari Indonesia 2026 sebagai titik awal perencanaan budget. Paket tour China Avenir tersedia mulai Rp 15.990.000, mencakup transportasi darat, akomodasi, dan pemandu berbahasa Indonesia. Biaya visa, tips pemandu, dan pengeluaran pribadi belum termasuk dalam angka tersebut.
Menurut informasi dari travelchinaguide.com, kawasan The Bund secara resmi dikenal sebagai Zhongshan East 1st Road dan termasuk dalam Distrik Huangpu, salah satu kawasan paling padat dan aktif secara komersial di Shanghai. Situs resmi pariwisata Shanghai juga mencatat bahwa area ini merupakan salah satu daya tarik utama kota dengan arus pengunjung yang konsisten sepanjang tahun dari dalam dan luar negeri. Informasi tambahan tentang kondisi kawasan diverifikasi dari travelchinaguide.com dan china-embassy.gov.cn (per Mei 2026). Jika kamu sudah siap merencanakan perjalanan, jelajahi pilihan [paket tour China](halaman terkait di situs kami/china) yang tersedia, atau lihat semua pilihan tur Avenir untuk destinasi lainnya. Mau susun rencananya bareng tim kami? Tanya via WhatsApp, kami bantu dari awal sampai pulang.






