Jawaban Singkat
Oshogatsu adalah perayaan Tahun Baru di Jepang yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 3 Januari setiap tahun, dengan tradisi seperti membersihkan rumah (osoji), mengunjungi kuil (hatsumode), dan menyantap hidangan khusus osechi-ryori. Mengikuti tour Jepang Oshogatsu 2027 menawarkan pengalaman budaya unik yang berbeda dari kunjungan musim lain, dengan perkiraan biaya mulai Rp 23.690.000.
Apa Itu Oshogatsu dan Kenapa Penting di Jepang?
Oshogatsu merupakan perayaan Tahun Baru di Jepang, waktu di mana keluarga berkumpul, melakukan refleksi, dan menyambut awal yang baru. Lebih dari sekadar liburan, Oshogatsu adalah salah satu festival terpenting dalam kalender Jepang, kaya akan tradisi dan ritual yang berakar kuat dalam sejarah dan budaya. Perayaannya sendiri berpusat pada tanggal 1 Januari, tetapi persiapan sudah dimulai jauh sebelum itu, bahkan sejak minggu terakhir bulan Desember dengan tradisi osoji atau bersih-bersih rumah secara menyeluruh. Ini bukan sekadar membersihkan fisik, tetapi juga simbol membersihkan diri dari hal-hal negatif tahun sebelumnya untuk menyambut keberuntungan. Wisatawan yang memilih tour Jepang Oshogatsu akan menyaksikan langsung bagaimana seluruh negeri bertransformasi, dari dekorasi jalanan hingga suasana khidmat di kuil, menawarkan perspektif yang berbeda dibandingkan saat kamu berkunjung di musim semi untuk sakura atau musim gugur untuk koyo. Ini adalah kesempatan untuk menyelami sisi Jepang yang otentik dan jarang terlihat oleh wisatawan biasa.
Kapan Waktu Terbaik Merayakan Oshogatsu di Jepang?
Perayaan Oshogatsu secara resmi dimulai pada 1 Januari dan umumnya berlangsung hingga 3 Januari. Tapi, nuansa liburan dan tradisi terkait Oshogatsu sudah bisa kamu rasakan sejak akhir Desember, khususnya mulai tanggal 29-31 Desember saat masyarakat Jepang sibuk dengan persiapan akhir seperti memasak osechi-ryori atau mengunjungi pasar tradisional untuk membeli dekorasi. Tanggal 1 Januari adalah hari puncak perayaan, ditandai dengan hatsumode, kunjungan pertama ke kuil atau destinasi suci untuk berdoa memohon keberuntungan. Jika kamu berencana untuk mengambil tour Jepang Oshogatsu, periode paling ideal adalah antara 30 Desember hingga 3 Januari, atau bahkan hingga 5 Januari agar bisa menikmati semua rangkaian acara. Misalnya, kamu bisa menyaksikan gemerlap malam tahun baru di Tokyo, merasakan momen khidmat hatsumode di kuil seperti Senso-ji di Asakusa, dan juga merasakan ketenangan awal tahun saat banyak toko dan fasilitas publik tutup untuk menghormati tradisi. Pertimbangkan juga untuk memanfaatkan cuti akhir tahun kamu agar bisa menikmati pengalaman ini sepenuhnya tanpa terburu-buru, seperti panduan berapa cuti untuk tour Jepang 2026 kami.
Tradisi Oshogatsu yang Wajib Kamu Tau
Ada beberapa tradisi penting selama Oshogatsu yang akan memperkaya pengalamanmu saat tour Jepang. Pertama adalah Osechi-Ryori, hidangan Tahun Baru yang disajikan dalam kotak berlapis (jubako), setiap hidangan memiliki makna simbolis untuk kesehatan, kekayaan, dan keberuntungan. Mencicipi osechi-ryori adalah cara terbaik untuk merasakan kuliner khas Jepang di momen spesial ini, meski perlu usaha mencari restoran yang menyediakannya untuk wisatawan. Kedua, Hatsumode, kunjungan pertama ke kuil Shinto atau Buddha di awal tahun, adalah tradisi yang paling populer. Jutaan orang berbondong-bondong ke kuil terkenal seperti Kuil Meiji Jingu di Tokyo atau Fushimi Inari-taisha di Kyoto untuk berdoa. Ketiga, Kadomatsu dan Shimekazari, dekorasi khusus yang dipasang di pintu masuk rumah atau toko untuk menyambut dewa keberuntungan. Plus, ada juga tradisi Otoshidama, yaitu pemberian amplop berisi uang kepada anak-anak, mirip angpao Lebaran. Dari pengalaman tim yang sudah bolak-balik menemani grup ke Jepang, tradisi Hatsumode ini menjadi momen paling berkesan, terutama saat menyaksikan lautan manusia yang antre dengan tertib di kuil-kuil ikonik.
Destinasi Terbaik untuk Merayakan Oshogatsu
Memilih destinasi yang tepat akan menciptakan pengalaman Oshogatsu kamu semakin berkesan. Tokyo adalah pilihan utama jika kamu ingin merasakan gemerlap perayaan modern dan tradisional. Kamu bisa bergabung dengan keramaian hatsumode di Kuil Meiji Jingu, menikmati iluminasi kota, atau bahkan menyaksikan event kembang api (walaupun tidak sepopuler Halloween atau Natal). Kyoto, di sisi lain, menawarkan pengalaman Oshogatsu yang lebih tradisional dan tenang, dengan kuil-kuil kuno seperti Fushimi Inari-taisha atau Kiyomizu-dera yang ramai dikunjungi untuk hatsumode. Di sini, kamu bisa merasakan suasana spiritual yang mendalam. Daerah lain seperti Osaka atau Nara juga punya pesonanya sendiri. Jika kamu mencari pengalaman yang lebih eksklusif, beberapa ryokan (penginapan tradisional Jepang) menawarkan paket Oshogatsu lengkap dengan hidangan osechi-ryori dan ritual tradisional. Penting untuk diingat bahwa transportasi umum di Jepang mungkin beroperasi dengan jadwal yang berbeda selama liburan Tahun Baru, jadi perencanaan matang adalah kunci.
Biaya Tour Jepang Oshogatsu 2027
Merencanakan tour Jepang Oshogatsu tentu akan melibatkan perhitungan biaya. Sebagai gambaran, harga paket tour Avenir ke Jepang untuk durasi sepekan (misalnya 'Scenic Autumn Escape Japan') *mulai dari Rp 23.690.000*. Harga ini bisa bervariasi tergantung pada durasi perjalanan, pilihan akomodasi, dan aktivitas yang termasuk di dalamnya, serta waktu keberangkatan yang mendekati puncak liburan Tahun Baru. Selain biaya paket, kamu juga perlu menyiapkan anggaran tambahan untuk pengurusan visa, karena Jepang wajib visa untuk WNI. Tim Avenir siap membantu urusan visa ini. Lalu, siapkan juga dana untuk pengeluaran pribadi seperti oleh-oleh, kuliner di luar paket, atau transportasi lokal tambahan. Menurut data dari Japan National Tourism Organization (JNTO) pada tahun 2025, rata-rata pengeluaran wisatawan per hari di Jepang saat musim liburan bisa mencapai ¥15.000 hingga ¥20.000, atau sekitar Rp 1.500.000 hingga Rp 2.000.000 per hari di luar biaya akomodasi dan transportasi utama. Estimasi ini bisa kamu jadikan panduan untuk anggaran saku tambahan selama tour.
| Komponen Biaya | Estimasi Awal (JPY) | Estimasi Awal (IDR) | Catatan
| --- | --- | --- | --- |
| Makanan & Minuman | ¥5.000 - ¥8.000/hari | Rp 500.000 - Rp 800.000/hari | Tergantung pilihan restoran & jenis sajian
| Transportasi Lokal | ¥2.000 - ¥4.000/hari | Rp 200.000 - Rp 400.000/hari | Subway, bus, kereta lokal. Tidak termasuk JR Pass
| Tiket Masuk Atraksi | ¥1.000 - ¥3.000/atraksi | Rp 100.000 - Rp 300.000/atraksi | Beberapa kuil gratis, museum berbayar
| Belanja & Oleh-oleh | Bervariasi | Bervariasi | Tergantung preferensi individu
| Visa Jepang (WNI) | Rp 580.000 (resmi) | Rp 580.000 (resmi) | Belum termasuk biaya layanan & pengurusan Avenir
Persiapan Penting untuk Tour Jepang Oshogatsu
Mengingat Oshogatsu adalah salah satu periode tersibuk di Jepang, persiapan yang matang sangatlah krusial. Pertama, pastikan kamu sudah mengurus visa Jepang jauh-jauh hari. Seperti yang disebutkan sebelumnya, Jepang wajib visa untuk WNI, dan tim Avenir selalu siap membantu proses pengurusannya. Kedua, pemesanan tiket pesawat dan akomodasi harus dilakukan jauh sebelum keberangkatan karena permintaan tinggi dan harga cenderung naik. Menurut analisis dari Skyscanner pada akhir 2025, harga tiket pesawat ke Jepang saat musim liburan akhir tahun bisa 20-30% lebih tinggi dari musim biasa. Ketiga, rencanakan itinerary kamu dengan cermat, karena banyak toko, restoran, dan beberapa atraksi mungkin tutup atau beroperasi dengan jam terbatas pada tanggal 1-3 Januari. Ini termasuk fasilitas Muslim Friendly yang mungkin membutuhkan reservasi lebih awal. Cek juga perkiraan cuaca, karena musim dingin di Jepang bisa sangat menusuk, jadi siapkan pakaian hangat yang memadai. Jangan lupa membawa adaptor universal dan power bank karena kamu akan banyak beraktivitas di luar.
Tips Khusus untuk Wisatawan Muslim Selama Oshogatsu
Bagi wisatawan Muslim yang ingin merayakan Oshogatsu di Jepang, beberapa hal perlu diperhatikan untuk memastikan perjalanan tetap nyaman dan sesuai syariat. Walaupun Jepang bukan negara mayoritas Muslim, kesadaran akan kebutuhan wisatawan Muslim terus meningkat. Cari tahu restoran yang menyajikan hidangan Muslim Friendly atau vegetarian, terutama saat Oshogatsu karena banyak toko hidangan tutup. Beberapa pusat perbelanjaan besar di Tokyo dan kota-kota besar lainnya sudah memiliki fasilitas musholla atau ruang sholat. Saat hatsumode, meskipun kuil adalah destinasi ibadah non-Muslim, kamu tetap bisa mengamati tradisi ini dari luar atau mencari area yang lebih tenang untuk beribadah. Pastikan juga kamu membawa perlengkapan sholat pribadi. Tim Avenir, dengan pengalaman mengelola grup 20-25 orang, seringkali sudah menyiapkan daftar restoran dan fasilitas Muslim Friendly yang terverifikasi untuk kenyamanan rombongan.
Mengatasi Keramaian dan Penutupan Toko
Keramaian adalah bagian tak terpisahkan dari Oshogatsu, terutama di kuil-kuil populer saat hatsumode. Jika kamu tidak suka keramaian ekstrem, pertimbangkan untuk mengunjungi kuil yang lebih kecil di luar pusat kota atau datang di waktu yang tidak terlalu puncak (misalnya sore hari tanggal 1 Januari, bukan dini hari). Mengenai penutupan toko, sebagian besar toko dan restoran kecil akan tutup pada tanggal 1-3 Januari. Cuma, pusat perbelanjaan besar, department store, dan toko serba ada (konbini) biasanya tetap buka atau beroperasi dengan jam terbatas. Beberapa restoran di distrik turis utama juga mungkin tetap buka. Manfaatkan informasi mengenai cara baca menu Jepang tanpa translate untuk mencari alternatif sajian jika restoran pilihan kamu tutup. Selalu cek jam operasional sebelumnya melalui situs web resmi atau informasi lokal, atau bertanya pada Tour Leader tim Avenir jika kamu ikut rombongan.
Menjelajahi Jepang di Musim Dingin Selain Oshogatsu
Selain kemeriahan Oshogatsu, Jepang di musim dingin menawarkan pesona unik lainnya yang bisa kamu gabungkan dalam tour kamu. Jika kamu berencana datang setelah periode Oshogatsu, kamu bisa menikmati keindahan negeri salju di Hokkaido atau area pegunungan lainnya, yang cocok untuk aktivitas ski atau snowboarding. Festival salju seperti Sapporo Snow Festival biasanya diadakan pada bulan Februari. Pemandian air panas alami (onsen) juga terasa sangat nikmat di tengah udara dingin, seperti yang bisa kamu temukan di Hakone atau kawasan pegunungan di Prefektur Gifu. Beberapa prefektur juga menyelenggarakan iluminasi musim dingin yang menawan, mengubah kota menjadi lautan cahaya. Dari pengalaman tim Avenir, menikmati onsen di tengah salju adalah salah satu momen paling relaksasi setelah hari-hari yang padat. Kamu bisa melihat pilihan [paket tour Jepang](halaman terkait di situs kami/jepang) lainnya untuk inspirasi liburan musim dingin di luar periode Oshogatsu.
Menyambut Tahun Baru di Jepang adalah pengalaman budaya yang mendalam dan berkesan. Dengan perencanaan yang tepat dan memahami tradisi lokal, kamu bisa menikmati Oshogatsu dengan maksimal. Mau susun rencananya bareng tim kami? Tanya via WhatsApp, kami bantu dari awal sampai pulang.








