Musim gugur mengubah Eropa Balkan menjadi destinasi yang jauh lebih nyaman untuk perjalanan keluarga multi-generasi. Suhu turun ke kisaran yang lebih bersahabat dibanding puncak musim panas, antrean di situs populer seperti Dubrovnik Old Town jauh lebih pendek, dan foto-foto yang kamu pulang bawa terasa lebih punya karakter dengan langit biru tua dan warna dedaunan cokelat keemasan. Buat keluarga yang membawa anak-anak atau anggota yang lebih sepuh, ini perbedaan yang nyata di lapangan.
Itinerari 13 hari ini mencakup 9 negara sekaligus: Yunani, Makedonia Utara, Albania, Montenegro, Kroasia, Bosnia, Serbia, Bulgaria, dan Turkiye. Rute dirancang agar setiap keluarga tidak perlu pindah hotel terlalu sering dalam satu hari. Dubrovnik Old Town di Kroasia dan Matka Canyon di Makedonia Utara jadi dua titik utama yang paling sering jadi favorit anggota keluarga dari berbagai usia. Dubrovnik menawarkan tembok kota abad pertengahan yang bisa dijelajahi santai, sementara Matka Canyon menghadirkan lanskap bebatuan dan air yang cocok untuk jalan-jalan ringan.
Soal dokumen perjalanan, paspor Indonesia wajib memegang visa Schengen tipe C sebelum berangkat. Kabar baiknya, satu visa Schengen berlaku di 29 negara Schengen, termasuk Kroasia dan Yunani. Bulgaria juga kini masuk Schengen penuh sejak Januari 2025. Untuk negara Balkan non-Schengen dalam rute ini seperti Montenegro, Bosnia, Makedonia Utara, dan Albania, pemegang Schengen valid umumnya tidak perlu visa tambahan. Proses standar membutuhkan sekitar 15 hari kerja, tapi idealnya pengajuan dilakukan 2 bulan sebelum keberangkatan agar tidak terburu-buru, terutama karena slot appointment bisa penuh saat musim ramai.
Dari sisi biaya, tour ini mulai dari Rp 27.750.000 per orang untuk paket 13 hari berangkat dari Soekarno-Hatta (CGK). Angka ini mencakup perjalanan 9 negara dalam satu itinerari yang sudah dikurasi, sehingga kamu tidak perlu menyusun sendiri koneksi antar-negara yang cukup rumit di kawasan Balkan. Untuk keluarga multi-generasi yang mungkin pertama kali ke Eropa bersama, paket bundling seperti ini jauh lebih efisien dibanding merakit sendiri karena koordinasi transportasi darat antar-kota sudah tertangani.
Persiapan paling penting untuk perjalanan keluarga lintas 9 negara adalah memastikan semua dokumen selesai jauh sebelum hari H. Untuk paspor Indonesia, visa Schengen bisa diajukan paling cepat 6 bulan sebelum keberangkatan. Jangan tunggu mepet karena slot VFS Jakarta bisa penuh, terutama menjelang musim liburan. Turkiye dalam itinerari ini juga aman karena WNI bebas visa 30 hari. Serbia juga bebas visa untuk WNI. Tim Avenir biasa membantu pengurusan dokumen dan appointment dari awal, termasuk informasi biaya yang disampaikan saat konsultasi. Mau susun rencananya bareng tim kami? Tanya via WhatsApp, kami bantu dari awal sampai pulang.
Tour Terkait
Lihat juga: Super Sale Europe Balkan Autumn 9 Negara with Dubrovnik Old Town & Matka Canyon.
